Langsung ke konten utama

Pos

Integrasi Wakatobi dalam Jaringan Pelayaran dan Perdagangan

Pos terbaru

TE TULA-TULA NU SINGA SUMAMBIRA (Cerita Raja Hutan yang Galau)

Oleh: Sumiman Udu
Malam itu suasana Bulan Purnama menyinari halaman rumah kecil orang tuaku di Longa Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. Di halaman rumah itulah berdiri sebuah rumah Jaga atau orang Wakatobi menyebutnya dengan istilah bhantea. Maklum waktu itu, wilayah Longa belum mendapatkan jaringan listrik, sehingga hiburan satu-satunya adalah cerita rakyat sambil berbaring. Beberapa orang anak selalu datang untuk mendengarkan cerita itu, dan datanglah beberapa orang tua yang selalu menyumbangkan cerita. “Anak-anak, malam ini Kakek ingin menceritakan tentang Raja Hutan yang Galau, Apakah kalian pernah mendengarnya? Serempak anak-anak menjawab, “Belum Kek, wana umpa na tula-tulano? (bagaimana jalan ceritanya” salah seorang anak menimpali pertanyaan kakek tadi. Beberapa orang dewasa juga duduk bersandar di tiang-tiang bhantea malam itu. mereka terdiam, sesekali mereka mengisap rokoknya. Ada yang terbatuk, dan sebenarnya mereka juga senang mendengarkan cerita si kakek. Sang kakek…

SEHARI YANG MENGUBAH GALELA